Our Blog

What we post and publish is awesome!

Disdik Tasikmalaya Usulkan Penghafal Quran Dapat Peluang Masuk Sekolah Negeri

Disdik Tasikmalaya Usulkan Penghafal Quran Dapat Peluang Masuk Sekolah Negeri

Disdik Tasikmalaya Usulkan Penghafal Quran Dapat Peluang Masuk Sekolah Negeri

Kota Tasikmalaya meminta adanya apreasiasi khusus bagi siswa yang mampu menghafal Al-Quran

dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Para penghafal Quran itu dapat masuk sekolah negeri tanpa mempertimbangkan Nilai Ujian Nasional (NUN).

Hal itu disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya diwakili Kepala Bidang Pendidikan SMP Dadang Yudistira saat bertemu dengan Sekretaris Disdik Jabar Firman Adam, di Disdik Jabar Jalan Radjiman, Jumat (1/3/2019). Kabid SMP Disdik Kota Tasikmalaya mengatakan yang menjadi dasar, adalah untuk meringankan setiap siswa yang memiliki kemampuan tersebut untuk diberi peluang masuk Sekolah Negeri tanpa melihat NUN.

Menurut Kabid SMP Disdik Kota Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya merupakan salah satu wilayah

yang mempunyai bibit unggul para Hafidzh dan Hafidzoh. Terlebih lagi sebutan kota santri yang melekat dalam daerah, sehingga sudah sewajarnya apresiasi ini diberikan kesempatan bagi PPDB 2019.

Menanggapi usulan tersebut, Sekdisdik Jabar, menerima pendapat yang diajukan.

“Saya sependapat mengenai penambahan prestasi mengenai penghafal Al Quran, terlebih lagi di Kota Tasikmalaya menghasilkan santri-santri yang tentunya akan memberikan warna baru dalam dunia pendidikan kita,” ujarnya.

PPDB 2019 menggunakan sistem zonasi sebanyak 90%, Prestasi 5 %, dan Siswa Pindahan 5%

. Hal itu sesuai dengan aturan dari Kemdikbud. Sehingga, seleksi diperketat di bagian prestasi dan siswa pindahan. Namun, untuk prestasi berbagai cabang di Akademik dan Non Akademik termasuk Penghafal Qur’an, Olahraga, dan Pramuka dapat menjadi bahan pertimbangan.

“Namun tetap saja, skor terbanyak akan didapatkan dari zonasi. Dengan menerapkan formula metode  berdasarkan, geografis, sosial, budaya dan ekonomi tetapi bukan berarti jalur prestasi diabaikan begitu saja,” ujarnya Sekdisdik Jabar.***

 

Baca Juga :