Our Blog

What we post and publish is awesome!

Jenis Dana Pensiun

Jenis Dana Pensiun

Jenis Dana Pensiun

Berdasarkan UU No 11 tahun 1992, di Indonesia mengenal 3 jenis Dana Pensiun yaitu:
1. “Dana pensiun pemberi kerja (DPPK)”, yaitu dana pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan yang mempekerjakan karyawan, selaku pendiri, untuk menyelenggarakan program pensiun bagi kepentingan sebagian atau seluruh karyawannya sebagai peserta, dan yang menimbulkan kewajiban terhadap Pemberi Kerja; DPPK dapat menjalankan PPMP atau PPIP.
2. “Dana pensiun lembaga keuangan (DPLK)” yaitu dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan program pensiun bagi perorangan, baik karyawan maupun pekerja mandiri yang terpisah dari dana pensiun pemberi kerja bagi karyawan bank atau perusahaan asuransi jiwa yang bersangkutan. DPLK hanya dapat menyelenggarakan PPIP.
3. Dana Pensiun berdasarkan Keuntungan, adalah dana pensiun pemberi kerja yang menyelenggarakan program pensiun iuran pasti, dengan iuran hanya dari pemberi kerja yang didasarkan pada rumus yang dikaitkan dengan keuntungan pemberi kerja.

Manfaat program pensiun

Bila dilihat dari ciri-ciri serta program pensiun itu terdapat beberapa manfaat atau keuntungan dari program ini, yaitu :

a. Adanya kepastian dana pensiun
b. Iuran dan hasil pengembangan dana diperuntukan bagi peserta
c. Pembayaran iuran dapat dilakukan secara tidak teratur
d. Merupakan satu- satunya produk hari tua yang sangat transparan

Fungsi Program Pensiun
Pada dasarnya program pensiun memiliki 3 fungsi, meliputi:
a. Fungsi Asuransi dimana penyelengaraan program pension mengandung asas kebersamaan seperti halnya program asuransi. Fungsi asuransi karena memberikan jaminan kepada peserta untuk mengatasi risiko kehilangan pendapatan yang disebabkan oleh kematian atau usia pensiun. Fungsi Asuransi. Penyelenggara Program Pensiun mengandung azas kebersamaan seperti halnya program asuransi. Sebagai contoh, bila peserta program pensiun mengalami musibah, baik cacat ataupun meninggal dunia, yang mengakibatkan terputusnya pendapatan sebelum memasuki masa pensiun maka kepada peserta tersebut akan diberikan manfaat sebesar yang dijanjikan atas beban Dana Pensiun.
b. Fungsi Tabungan dimana program pensiun bertugas untuk mengumpulkan dana yang merupakan dana terakumulasi dan iuran peserta, dimana iuran tersebut diperlakukan seperti halnya tabungan. Selanjutnya iuran tersebut akan dikelola dan dikembangkan, yang nantinya di saat pensiun atau di akhir masa program, dana yang terkumpul akan digunakan untuk membayar manfaat pensiun peserta. Besarnya manfaat yang diterima oleh peserta sangat bergantung dengan akumulasi dana yang disetor dan hasil pengembangan dari iuran tersebut. Tentunya dengan semakin panjang waktu kepesertaan akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan dana setoran iuran peserta
c. Fungsi Pensiun dimana peserta akan diberikan kelangsungan pendapatan dalam bentuk pembayaran secara berkala seumur hidup setelah memasuki masa pensiun.

Manfaat Dana Pensiun
Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) memberikan manfaat pensiun berupa:
1. Manfaat Pensiun Normal, adalah pembayaran hak pensiun setelah mencapai usia pensiun normal atau usia tertentu sesuai perjanjian.
2. Manfaat Pensiun Dipercepat, adalah pembayaran hak pensiun minimal 10 tahun sebelum mencapai usia pensiun normal.
3. Manfaat Pensiun Ditunda adalah pembayaran hak pensiun yang ditunda apabila bekerja minimal 3 tahun masa kepesertaan dan belum mencapai pensiun dipercepat.
4. Manfaat Pensiun Cacat, adalah pembayaran hak pensiun bagi yang menderita cacat akibat kecelakaan kerja.

Sumber : https://merkbagus.id/