Our Blog

What we post and publish is awesome!

Komunikasi dengan Telepon Seluler

Komunikasi dengan Telepon Seluler

Komunikasi dengan Telepon Seluler

Komunikasi dengan Telepon Seluler (GSM mobile phone)

  • Penggunaan telepon seluler (ponsel) yang bersifatmobilememungkinkan orang berkoumikasi dari tempat mana saja.
  • Telepon seluler bersifat nirkabel (wireless), sehingga pesan yang dikirim dari ponsel ditransmisikan melalui gelombang mikro (microwave) atau radio sampai ia mencapaibase station (BST) terdekat, selanjutnya ditransfer melalui saluran kabel fixed. Tahapan Kultur Jaringan 
  • Karena menyadap sinyal radio jauh lebih mudah daripada menyadap sinyal pada saluran kabel, maka ini berarti GSM tidak lebih aman daripada teleponfixed konvensional.
  • Untuk membuat komunikasi lewat ponsel aman, maka pesan dienkripsi selama transmisi dari ponsel ke BST terdekat.Metode enkripsi yang digunakan adalah metodecipher aliran (stream cipher).
  • Masalah keamanan lain adalah identitas penelpon. Operator seluler harus dapat mengidentifikasi suatu panggilan (call) dan mengetahui siapa yang melakukan panggilan tersebut. Jadi, pada GSM diperlukan dua kebutuhan keamanan lainnya, yaitu kerahasiaan (confidentiality), yang merupakan kebutuhan bagi pelanggan, dan otentikasi pengguna (user authentication), yang merupakan kebutuhan bagi sistem.
  • Dua kebutuhan ini dipenuhi dengan penggunaansmart cardyang disebut SIM card. SIM card disediakan oleh operator seluler (service provider). SIM card berisi nilai otentikasi rahasia sepanjang 128-bit yang diketahui hanya oleh operator. Nilai ini digunakan sebagai kunci pada protokol otentikasi dengan menggunakan algoritma yang dipilih oleh operator.
  • Ketika pengguna ponsel melakukan panggilan (call), identitasnya dikirim ke komputerhost via BST untuk keperluan otentikasi. Komputer host melakukan verifikasi pengguna lalu membangkitkan pesan (challenge) dan mengirimnya ke BST.
  • Program otentikasi menerima masukan 128-bit dan mengeluarkanresponse 128-bit, yang bergantung pada kunci otentikasi di dalam kartu. Dari 128-bit keluaran, hanya 32 bit yang dikirim dari SIM card ke BST sebagai response. Jadi, masih ada 96 bit yang hanya diketahui hanya oleh SIM card, BST, dan komputer host.
  • SIMcard juga berisi program stream cipher untuk mengenkripsi pesan dari ponsel ke BST. Kunci enkripsi panjangnya 64 bit, yang diambil dari 96 bit sisa dari response SIM card.