Our Blog

What we post and publish is awesome!

Model Perkiraan Empiris

Model Perkiraan Empiris

Model Perkiraan Empiris

Model Perkiraan Empiris

Model perkiraan untuk perangkat lunak komputer menggunakan rumusan yang ditarik secara empiris untuk memprediksi usaha sebagai sebuah fungsi LOC dan FP. Model perkiraan tertentu ditarik dengan menggunakan analisis regresi terhadap data yang dikumpulkan dari proyek perangkat lunak sebelumnya. Struktur keseluruhan dari model semacam itu berbentuk :

E = A + B x (Ev)C

Dimana A, B, dan C adalah konstantayang ditarik secara empiris, E adalah usaha dalam person-month, dan Ev adalah variable perkiraan (baik dalam LOCmaupun FP).

Model COCOMO
Merupakan hierarki model estimasi perangkat lunak yang merupakan singkatan dari Constructive Cost Model (Model Biaya Konstruktif). Yang berbentuk :

Model 1 : model COCOMO dasar menghitung usaha pengembangan perangkat lunak (dan biaya) sebagai fungsi dari ukuran program yang diekspresikan dalam baris kode yang diestimasi.

Model 2 : model COCOMO intermediate menghitung usaha pengembangan perangkat lunak sebagai fungsi ukuran program dan serangkaian ”pengendali biaya” yang menyangkut penilaian yang subyektif terhadap produk, perangkat keras personil, dan atribut proyek

Model 3 : model COCOMO advanced menghubungkan semua karakteristik versi intermediate dengan penilaian terhadap pengaruh pengendali biaya pada setiap langkah (analisis, perancangan, dll) dari proses rekayasa perangkat lunak

Persamaan Perangkat Lunak
Persamaan perangkat lunak adalah model yang multivariasi yang mengasumsikan distribusi khusus usaha sepanjang hidup proyek pengembanganperangkat lunak. Model tersebut sudah diambil dari data produktivitas yang dikumpulkan dari 4000 proyek perangkat lunak yang sejaman. Berdasarkan data-data tersebut, model estimasinya berbentuk :

E = [LOC x B0,333/P3] x (1/f4)

Dimana :

E       = usaha dalam person-month atau person-year
T       = durasi proyek dalam bulan atau tahun
B      = “factor skill khusus” yang meningkat secara pelan-pelan “pada saat kebutuhan akan intregasi, pengujian, jaminan kualitas, dokumentasi, manajemen skill tumbuh ”. untuk program kecil (KLOC = 5 sampai 15) B = 0,16. untuk program yang lebih besar daripada daripada 70 KLOC, B = 0,39
P       = “parameter produktivitas” yang mencerminkan :
– kematangan proses dan praktik manajemen secara  keseluruhan.
–  tingkat di mana praktik rekayasa perangkat lunak yang  baik digunakan
–   tingkat bahasa pemrograman yang digunakan
–   keadaan lingkungan perangkat lunak
–   ketrampilan/skill dan pengalaman tim perangkat lunak
–   kompleksitas aplikasi

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/