Our Blog

What we post and publish is awesome!

Tak Ada Jalur Tambahan dalam PPDB 2019

Tak Ada Jalur Tambahan dalam PPDB 2019

Tak Ada Jalur Tambahan dalam PPDB 2019

Tidak ada jalur tambahan dalam aturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Panitia PPDB Provinsi Jawa Barat tahun 2019, Dian Peniasiani dalam kegiatan Uji Publik Pertama Draft Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB tahun 2019 yang diselenggarakan di Hotel Holiday Inn, Jalan Djunjunan, Kota Bandung, Selasa, (26/2/2019).

Sesuai dengan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 51 tahun 2018, Dian menegaskan hanya ada tiga jalur dalam PPDB tahun ini, yaitu jalur zonasi, prestasi dan perpindahan.  “Tak ada ada tambahan jalur, yang ada hanya kategorisasi,” tutur Dian.

Dia mengatakan, kuota yang dimiliki tiap-tiap jalur memiliki kategorinya masing-masing.

Dalam jalur zonasi, misalnya, selain siswa dengan domisili terdekat, jalur tersebut pun diperuntukkan untuk siswa dari keluarga tidak mampu, peserta didik putra/putri guru penerimaan penghargaan maslahat tambahan, siswa penyandangan disabilitas, dan peserta didik yang menyertakan nilai akademik dalam seleksinya. Namun, dia menegaskan belum ada persentase yang mutlak untuk mengatur kategorisasi tersebut.

Selain itu, Dian mengatakan, Disdik Jabar melakukan perubahan kuota yang sebelumnya diterapkan oleh Kemendikbud, karena rancangan aturan juknis PPDB diotonomikan kepada Pemerintah daerah, sesuai dengan keadaan di lapangan. “Salah satunya adalah tidak menerapkan zonasi dengan persentase 90 persen. Rancangan tersebut adalah hasil dari diskusi kita dengan kabupaten/kota di Jabar,” ucapnya.

Uji publik tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika

, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (Kabid PSMA) yang juga sebagai Ketua Panitia PPDB tahun 2019, Yesa Sarwedi, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Kabid PSMK), Dodin Rusmin Nuryadin, serta tamu undangan yang bergerak di bidang pendidikan dan terlibat dalam proses PPDB.

Beberapa diantaranya adala Dinas Sosial Jabar, Ombudsman Perwakilan Jabar, Asosiasi Pengawas Sekolah Jabar, Asosiasi Ketua Komite Sekolah Menengah Pertama (SMP) Jabar, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Komunitas Peduli Pendidikan, Forum Asosiasi Guru Indonesia, dan Dewan IKA UPI Bandung.***

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/